Pengen nikah muda? SANTUY GENGS nih baca dulu nih pro dan kontra nya.

Hidup ini memang tidaklah mudah banyak sisi baik dan buruk dengan sejuta kerinduan yang bikin kita pusing juga untuk memikirkannya. Ibarat seperti koin yang cuma ada dua sisi, yaitu sisi baik dan buruk, nah itulah hidup. Semua tergantung kepada kita yang ingin memilih sisi yang mana. 

Seperti contohnya sebuah pernikahan. Pernikahan itu hal yang sangat dinantikan oleh setiap umat manusia, siapa sih yang gak pengen nikah coba. Banyak pasangan muda jaman now yang mengambil langkah nikah muda dan banyak pula dari kalangan lain yang setuju akan hal tersebut, tapi bener gak sih kalau nikah muda adalah pilihan terbaik?.

Apalagi maraknya tren nikah muda di negara berflower (negara berkembang) ini, pasti banyak dong yang bertanya-tanya kenapa dan apa sih hal positif dan negatif yang bisa kita ambil dari tren nikah muda ini. “Enak gak sih nikah muda itu?” nah dari pada cuma berasumsi, mending kalian swipe dan Scrol ke bawah biar tau apa saja sih pro dan kontra dari nikah muda itu, ibarat bermain lempar koin sekarang kalian akan melihat dua sisi dari nikah muda tersebut gengs.

Pro: 

  • Kehidupan sehari hari kalian akan menjadi satu, seperti cinta kalian.

Ketika kamu sudah menikah, itu artinya kamu sudah memulai kehidupan baru bersama pasanganmu. Kamu sudah terlepas tanggung jawab dari orang tua dan belajar hidup mandiri. Maka dari itu, segala kehidupan kamu dan pasanganmu akan dimulai bersama. Rutinitas kamu dan dia akan terjalin bersama sama setiap harinya. Terlihat cute banget gak sih, memulai semua dari nol bersama orang yang kita cintai. 

  • Jarak usia yang dekat antara orang tua dan anak.

    Ketika perbedaan usia kamu dan anak kamu tidaklah jauh, kamu bisa menyelamatkan diri dari sakit kepala akibat pertengkaran antara dua generasi. Kamu bisa merasakan seperti teman sebaya anak kamu, artinya kamu bisa lebih mengerti akan kebutuhan anak kamu karena usia kalian yang tidak terlalu jauh. Kamu pun masih bisa bekerja keras untuk anakmu untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam usia yang masih muda ini. 

  • Merencanakan masa depan bersama pasangan.

Kalian berdua masih berada digaris awal dari kehidupan kalian berdua. Kamu dan pasanganmu masih bisa memilih jalur kehidupan apapun yang cocok dengan kalian berdua dan mencari tahu bersama. Membangun karier bersama dengan menjaga keharmonisan keluarga dan rumah tangga. Walaupun itu bukan suatu hal yang mudah, namun seberat apapun itu apabila dikerjakan bersama sama akan terasa lebih ringan guys.  

  • Tidak ada tekanan untuk memiliki anak.

Kamu dan pasanganmu masih muda, kamu akan memiliki tekanan untuk memiliki anak lebih rendah dibandingkan pasangan yang menikah di usia lebih tua. Ibarat, kamu masih memiliki banyak waktu untuk memikirkan anak dalam waktu dekat. Bahkan kamu bisa lebih menikmati kebersamaan bersama pasangan halalmu sambil mencari tahu kehidupan selanjutnya. Ketika kamu sudah ready bersama pasanganmu, disaat itulah kamu siap memiliki anak.

Semua memang terlihat indah guys, tapi pasti disetiap pilihan ada resiko atau kontra, nah apa aja itu? Ini dia beberapa kontra dari nikah muda. 

    Kontra:

  • Kurangnya kedewasaan. 

Memang kedewasaan itu bukan diukur dari usia, namun pengalaman hidup kita selama ini. Tapi, biasanya ya gengs yang lebih tua memang lebih dewasa karena mereka sudah melewati hal-hal yang kita belum pernah alami. Apabila kalian menikah di usia yang masih muda, artinya kalian berdua masih muda dan belum cukup dewasa. Bayangkan, disaat kamu masih perlu belajar bagaimana cara untuk bertanggung jawab untuk dirimu sendiri, namun tiba tiba kamu sekarang sudah harus bertanggung jawab untuk keluarga barumu. Makanya jangan heran kalau banyak yang shock atau kaget akan hal ini karena mereka belum siap secara mental. 

  • Kesejahteraan keuangan atau finansial yang belum mencukupi.

Pasangan yang sudah matang dan tua, mereka memiliki keuangan yang cukup stabil untuk memenuhi kebutuhan mereka. Sedangkan pasangan muda masih belum cukup stabil kecuali mertua atau orang tuanya seorang konglomerat. Apabila mereka belum cukup matang dalam keuangan namun sudah memiliki banyak kebutuhan, bisa dibayangkan dong gimana susahnya. 

  • Kurangnya kebebasan di usia muda.

Ketika kamu sudah menikah, kamu bukan lagi memikirkan tentang dirimu sendiri tapi juga pasanganmu. Perlu kerja keras untuk memahami hal itu. Kamu tidak bisa lagi sebebas masa jomblomu yang mana kamu masih bisa travelling, magang diluar negri, meneruskan pendidikan dengan study abroad atau mencari pengalaman sebebas mungkin. Maka dari itu, nikmati masa mudamu selagi kamu masih bisa. Karena kalau kamu sudah menikah, hal ini akan menjadi beban karena kamu harus membawa pasangan dan anakmu.

Gimana guys, kalian masih ingin nikah muda atau masih bingung nih? Pasti disetiap pilihan ada baik dan buruknya. Semua itu tergantung pada kehidupan kalian masing masing tentunya. 

Source: Amina [email protected]

Jangan lupa follow fanpage Facebook: Swipe Mango atau Swipe Mango Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *