“KATAKAN PUTUS” Pengen putus tapi bingung caranya gimana? NIH KUY BACA

ika/putus

Memutuskan sebuah hubungan memang gak mudah gengs tapi kalau kamu mencari cara terbaik untuk putus sama pacarmu dengan cara mengucapkan selamat tinggal yang lebih sopan. Mau tau cara memutuskan suatu hubungan yang lebih sopan dan santuy? Kuy lah Swipe dan simak bener bener ya.

Putus itu bearti move on

Ketika kamu sudah merasa kurang nyaman sama hubungan kamu, memang lebih baik kamu putuskan secara cepat dari pada terlambat. Ketika kamu berpikir ingin bersama dia karena kamu takut kesepian atau takut jadi jomblo akut, itu malah bikin kamu sengsara nantinya karena kamu sebenernya gak nyaman sama dia. Meskipun tidak ada cara yang menyenangkan untuk memutuskan suatu ikatan, tapi ini penting buat kamu untuk lebih baik move on. Kamu dan pasanganmu akan merasakan manfaatnya ketika kalian jujur terhadap perasaan kalian sendiri. Tidaklah adil juga ketika kamu atau pasanganmu bertahan hanya karena takut kesepian. Ini akan berakhir hal yang negatif seperti; selingkuh, pertikaian, apatis bahkan menjelekkan satu sama lain. Wah bahaya ya geng!.

Kapan sih waktu yang pas untuk putus?

Kamu tau betul kapan harus putus ketika kamu sudah mengalami hal seperti pertikaian yang besar seperti tentang keuangan, masa depan bahkan perselingkuhan. Alasan lain mungkin seperti kepercayaan,  sering salah paham, bahkan kamu merasa tidak mencintainya lagi. Ketikan kamu merasa semua hal itu sudah terjadi, nah ini waktu yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal.

Bagaimana sih caranya memutuskan yang baik dan benar?

Pasti kamu dan pasanganmu merasa sakit hati ketika satu dari kalian harus putus. Namun putus cinta jauh lebih mudah ketika kamu telah menunjukkan alasanmu untuk memutuskan dia. Memang butuh persiapan mental dan waktu. Dengan menggunakan perasaan, kejujuran dan berbicara tentang apa yang terbaik untuk kalian berdua adalah hal yang terpenting untuk memutuskan suatu hubungan. Berikut adalah langkah yang perlu diambil untuk memutuskan hubungan dengan pacarmu.

A.Mulai dengan percakapan secara langsung

Jangan meminta teman untuk mengirim chat atau semacamnya. Paling tidak, katakan kepadanya kalau kalian butuh waktu untuk bicara, seperti lewat telpon. Panggilan telpon adalah cara termudah jika kamu terlalu gugup untuk face to face atau bertatap muka. Hindari untuk memulai percakapan perpisahan perpisahan melalui SMS atau chat. Ada beberapa alasan mengapa mengirim chat bukanlah cara terbaik. Pertama, kamu masih memiliki korespondensi tertulis yang masih tersimpan di telponmu, atau seseorang bisa saja mencuri telpon dan membaca text tersebut, ini lebih ke insecurity geng. Disisi lain bisa saja menimbulkan salah paham dan miskomunikasi, seperti kamu sudah berpikir kalian sudah benar benar putus, namun dia masih mempertanyakan.

B. Lakukan secara pribadi

Putus di sebuah acara, seperti pesta atau pertemuan sosial, dapat meningkatkan rasa sakit. Bagi pacarmu, putus cinta adalah kebanggaan pada harga dirinya dan dia mungkin perlu waktu untuk waktu untuk beradaptasi sebelum siap untuk go public. Diskusikan bagaimana kamu akan berurusan dengan perpisahanmu bersama dia seperti mengubah status dari pacaran ke single di Facebook, apakah kalian akan menjadi teman dan sebagaimnya. 

C. Jangan mulai kencan dengan seseorang secepat mungkin

Walaupun kamu sudah memiliki penggantinya, jangan cepat cepat untuk mendeklarasi bahwa kamu mencintainya. Ini akan menyakiti perasaan mantan pacarmu juga. Kamu harus bisa konsisten dengan perkataan dan juga tindakanmu ke mantan pacarmu. Yakali, pada awalnya kamu bilang ke dia bahwa kamu butuh waktu untuk sendiri, eh pas habis putus langsung sama orang lain, kan ya gak lucu geng. Ucapan dan perbuatan harus match ya!.

D. Bagaimana caranya mengucapkan dengan gentle dan sopan

Cara kamu mengucapkan perpisahan dengan pacarmu sangat mempengaruhi sudut pandang dia lho guys! Untuk melakukannya dengan cara halus, gunakan kata-kata dan frasa yang mengandung unsur positif (jangan malah langsung ngatain, nyolot, dll). Coba katakan dan lakukan hal-hal seperti berikut ini:

  1. Ajukan pertanyaan kepadanya: alih-alih menyatakan perpisahan itu bagian dari ide kamu, coba kamu putar balik dan tanyakan pendapat ke dia apabila hubungan kalian ini tidak berjalan dengan baik. Dimungkinkan apabila kamu merasa kurang puas dengan hubungan ini, maka dia akan berpikir hal yang sama pula. 
  2. Katakan “ kita harus move on. Ini adalah salah satu ungkapan terbaik karena bukan hanya memberitahunya bahkan kalian berdua mendapat manfaat dari berakhirnya hubungan kalian, tetapi juga mendukung dia untuk move on.
  3. Ekspresikan perasaanmu. Bantu pasanganmu untuk memahami emosimu dan mengapa kamu merasa seperti ini. Kamu bisa mengatakan “ aku akhir akhir ini merasakan bahwa aku harus menyampaikan ini ke kamu dan sudah saatnya untuk membahas ini. Aku ingin kita bahagia dan aku berpikir akan lebih baik kalau kita mengakhiri hubungan ini”. (jangan lupa sisipkan emosi)
  4. Ekspresikan pikiranmu. Diskusikan bagaimana kamu sampai pada keputusan bahwa kamu ingin memutuskan hubungan kalian dan mengapa kamu ingin melakukan hal ini. Kamu bisa coba katakan” aku udah memikirkan hal ini (sisipkan jumlah waktu) dan aku pikir dengan mengakhiri hubungan romantis kita adalah pilihan terbaik bagi aku saat ini”.
  5. Apabila dia marah atau kesal: coba katakan “ aku ngerti bahwa ini memang sulit dan akupun juga merasakan hal itu, tetapi aku tau bahwa ini adalah keputusan terbaik untukku saat ini”
  6. Apabila dia gak setuju: coba katakan “ aku tau ini sulit, tapi aku sudah memutuskan dan bagiku ini adalah keputusan terbaik saat ini”.
  7. Apabila dia tidak mengerti:  kamu bisa memberikan contoh, seperti “ kita pernah mengalami beberapa masa sulit seperti (beri contoh, argumen pada umumnya) aku rasa apa yang telah kita alami sejauh ini tidak sesuai dengan apa yang aku butuhkan di hubungan kita ini dan aku pikir untuk mengakhiri hubungan ini adalah keputusan terbaik bagi kita berdua. 
  8. Kasih tau ke dia mengapa kamu memutuskan hal ini. Nyatakan mengapa kamu memutuskan untuk putus. Note: kamu harus memikirkan dengan matang dengan seksama dan tau bahwa itulah yang kamu inginkan.
  9. Ketika dia ingin memperbaiki keadaan, katakan “ keputusanku sudah bulat dan aku sudah memikirkan ini sejak lama. Aku tau ini akan terasa buruk sekarang, tapi inilah yang aku inginkan, tolong mengerti perasaanku”.
  10. Jika dia tidak ingin mendengar, katakan “ aku tau ini sulit, aku kasih kamu waktu untuk berpikir dan apabila kamu sudah siap kita bisa bahas ini lebih dalam.” melakukan percakapan kepada orang yang belum siap secara mental memang bukanlah saat yang tepat. Lebih baik kasih dia waktu untuk membahas detail akan keputusanmu. 
  11. Jika dia ingin berteman: banyak mantan memilih untuk tetap menjalin silaturahmi setelah putus cinta. Jika ini yang kamu mau, kamu bisa katakan “aku tau ini memang menyakitkan saat ini, tapi apabila kamu mau kita bisa berteman ketika kamu sudah merasa baikan. Kamu bisa pikirkan hal ini”.

Beri dia ruang untuk mengatasi hal ini. 

Perpisahan secara baik-baik, halus dan sopan akan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi kamu dan dia untuk melanjutkan hidup, sambil tetap menjalani pertemanan. Perlu diingat bahwa memberinya ruang selama putus juga merupakan hal yang baik untuk dicoba. Jadi, bersiaplah untuk berhenti menelpon atau mengirim chat, meskipun itu menyakitkan bagi kamu. Pada saatnya nanti, kamu akan tau apakah dia bisa menjadi teman kamu lagi atau tidak. 

source: Gabrielle Applebury @dating.lovetoknow

Jangan lupa follow fanfpage Facebook kita ya guys di Swipe Mango atau Swipe Mango Indonesia.

Facebook Comments